
Saat jerawat timbul, pasti rasanya ingin segera menghilangkannya dengan memencetnya. Sebaiknya anda menahan diri untuk memencet bahkan memegang-megang jerawat. Mengapa?
Dilansir
dari Type F, ketika jerawat dipaksakan keluar, malah membuat kulit
membengkak dan butuh waktu lama untuk memulihkannya. Pembengkakan
tersebut terjadi karena luka yang menjadi infeksi dan timbul bakteri.
Kesalahpamahan sering terjadi
dengan jerawat. Mungkin Anda berpikir, ketika facial di dokter, mereka
juga akan memencet jerawat. Sehingga Anda merasa tidak ada yang salah
jika memencet jerawat sendiri.
Tapi yang perlu Anda ingat,
dokter kulit merupakan orang profesional. Dalam bekerja, mereka juga
menggunakan alat-alat yang steril untuk memencet jerawat, sehingga
keamanan dan kebersihannya lebih terjaga.
Jadi untuk mengempiskan dan
menghilangkan jerawat, sebaiknya gunakan krim khusus yang ampuh untuk
mengeringkan daerah berjerawat dan membunuh bakteri. Jika sudah
terlanjur bengkak, usapkan es batu tepat di atas kulit jerawat, sebelum
menggunakan krim anti-jerawat.
Jika jerawat tetap meradang,
sebaiknya konsultasikan pada dokter kulit. Biasanya mereka memberikan
suntikan untuk mengatasi jerawat pada wajah.
http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/08/inilah-alasan-kenapa-jerawat-tak-boleh.html