Pages

Rahasia arsitektur pelayanan service Google

Share and Enjoy! :




Seringkali Google tutup mulut ketika ditanya tentang rahasia arsitektur pelayanan service sebagai searching engine terbaik di dunia. Namun beberapa hari lalu seperti dilansir dari situs Cnet.com Google mengungkap sedikit tentang cikal bakal arsitektur servernya.

Ketika kebanyakan perusahaan membeli server bulit up dari vendor ternama macam Dell, HP, IBM atau Sun Microsystem, Google yang saat ini mempunyai ribuan server bahkan mendesain dan membangun server sendiri sebagai server rakitan seperti yang biasa kita lakukan ketika merakit sebuah komputer dari perpheral yang dijual terpisah.



Server pertama Google adalah komputer dengan tebal 3,5 inchi yang dijadikan 2 unit rak. 2 Prosesor, 2 hard drive, dan delapan slot memory yang ditanam pada motherboard gigabyte yang menemani 2 Prosessor x86 milik AMD dan Intel.

Yang paling mengejutkan adalah sumber tenaga yang saat ini menghabiskan 250 kilowatts dengan 1,160 server dulunya menggunakan baterai 12 volt sebagai tenaga cadangan ketika terjadi masalah dengan sumber tegangan listrik. Mungkin terdengar aneh, bahkan orang orang yang selama ini menjalankan sistem di Google sebagai pekerja tidak hanya terkejut dengan arsitektur tenaga cadangan berupa baterai yang digunakan oleh google namun fakta bahwa pihak Google telah menjadikan hal ini sebagai rahasia selama beberapa tahun. Bahkan desain arsitektur semacam ini telah berlaku selama tujuh generasi terhitung mulai tahun 2005 sampai sekarang. 
Dikonfirmasi mengenai tujuan penerapan sistem ini, konsep mengenai masalah penghematan sumber daya energi listrik lah yang menjadi alasan utama. Bahkan dengan penerapan sistem seperti ini pihak Google mengaku telah menghemat biaya operasional yang tidak sedikit. Hasil riset yang dilakukan google jika dibandingkan dengan penggunaan uninterruptible power supplies (UPS), penggunaan baterai akan menghemat sebanyak 8%lebih efisien dari UPS, yakni mendekati 99% efisiensi. Bahkan pengunaan baterai sebagai tenaga cadangan diklaim tidak terdapat energi yang terbuang secara percuma. Jadi sudahkah anda percaya mesin pencari yang mungkin sekarang ini anda gunakan dulunya hanya berjalan di atas tenaga baterai 12 volt.