Pages

Cara Melihat Perempuan Dari Pakaiannya

Share and Enjoy! :

Banyak yang mengatakan bahwa kepribadian seseorang bisa dilihat dari caranya berbusana. Terlebih bagi wanita yang pilihan berbusananya jauh lebih luas dan bervariatif.
Gaya berpakaian wanita juga seringkali mengungkapkan hal-hal yang ingin disembunyikannya. Selain ingin menampilkan kecantikan diri, seringkali gaya berpakaian menjelaskan apa yang mereka ingin hindari, contohnya persepsi orang.
Contohnya, menampilkan belahan payudara terlalu banyak pertanda seseorang mendambakan kekuasaan dan pengaruh. Sedangkan orang yang senang menghias diri dengan terlalu banyak perhiasan, justru ia memperlihatkan dirinya mengalami masalah finansial.
Pakaian Anda menceritakan apa yang terjadi di dalam Anda. Pikiran dan perasaan Anda ditampilkan semua di lemari baju - Anda hanya perlu memilihnya."
Kesalahan yang kerap wanita lakukan belanja baju di dalam bukunya. Seperti hanya membeli barang bermerek, busana kantor hingga membeli terlalu banyak benda yang tak diperlukan. Banyak pula wanita yang terjebak dalam satu gaya dalam kurun waktu lima tahun.
Menampilkan payudara seperti yang ditampilkan Christina Hendricks, bisa jadi Anda menginginkan orang melihat Anda dan kemudian Anda merusa kuat dan berpengaruh. Ada pula wanita yang merasa bodoh saat menggunakan hak tinggi, sehingga ia memilih tampil 'biasa' dengan harapan terlihat 'smart'.
Wanita yang terlalu nyaman berpakaian, seperti mengenakan kaos dan celana tidur kemana-mana bisa jadi ia orang yang terlalu lelah menghadapi hidup atau sering merasa bersalah terhadap sesuatu hal, seperti yang terlihat dari gaya berbusana Helena Bonham Carter.
Gadis yang memakai rok mini memang ingin mencari perhatian, namun wanita dewasa yang memakainya pertanda ia sulit menerima pertambahan usia dan ingin tetap merasa muda dan mengorbankan jati dirinya.
Dalam bukunya, 'Her book, You Are What You Wear: What Your Clothes Reveal About You', dilansir di Amerika minggu ini dan bisa menjadi salah satu opsi berbusana tanpa meninggalkan kesan yang keliru. Ia juga berpesan dalam bukunya, saat ini media menampilkan banyak wanita sempurna hasil photoshop di majalah, jadi Anda tak perlu merasa bersalah dalam memilih busana.