Pages

Hikmah di balik gerakan sujud (dalam shalat)

Share and Enjoy! :

Seorang muslim melakukan gerakan sujud dalam shalat minimal sebanyak 34 kali dalam sehari semalam. Gerakan sebanyak ini sangat tepat untuk menambah daya, menguatkan otot serta tulang dalam tubuh, menjaga kelenturan persendian tulang, khususnya persendian tulang belakang, persendian kedua paha, persendian kedua lutut, dan kedua kaki. Oleh karena itu, gerakan sujud merupakan gerakan latihan sehari-hari untuk megobati daan memberi perlindungan penyakit-penyakit sendi, pergeseran tulang rawan, pergeseran urat syaraf yang terdapat di pangkal paha sampai mata kaki, kekakuan tulang pundak, rematik, dan berbagai macam penyakit sendi lainnya.


Adapun efek dari gerakan sujud terhadap kelancaran sirkulasi darah sangat banyak, bahkan lebih besar daripada yang kita bayangkan. Gerakan sujud juga dijadikan stimulan oleh para dokter non muslim sebagai terapi dari macam-macam penyakit. Hal itu karena mereka mengetahui bahwa gerakan atau posisi sujud dapat menjadikan perputaran darah dalam tubuh dapat bekerja searah daya tarik (gravitasi) bumi dan bisa mengalir secara sempurna yang mana hal tersebut tidak didapatkan karena seseorang lebih banyak menegakkan kepala sepanjang hari. Aliran darah dapat mengalir dengan mudah dari atas ke bawah pada saat seseorang melakukan gerakan sujud.

Begitu juga dengan hasil pengerutan serta penarikan otot lurus punggung yang memanjang sampai ke tulang belakang dan penarikan otot punggung secara horizontal dapat menekan darah yang berada dalam jaringan otot, kemudian darah tersebut mengalir dengan deras dan melimpah menuju saluran darah utama yang besar yang tingkatannya lebih tinggi daripada tingkatan otot hati ketika seseorang dalam posisi bersujud. Demikian pula daya tarik bumi akan membantu kelancaran sirkulasi darah sehingga dapat menambah kecepatan dan kelancaran pengaliran darah ke arah hati.

Di samping itu, posisi sujud juga dapat menjadikan pengerutan otot secara proporsional sepanjang dinding perut depan yang disebabkan adanya tambahan tekanan di dalam rongga perut. Hal ini mengindikasikan bahwa dengan adanya daya tarik bumi sangat membantu kelancaran serta percepatan penarikan darah dari rongga-rongga pembuluh darah yang besar kemudian diarahkan ke jantung.