7. Koloni Jaring Super

Kebanyakan laba-laba bersifat agresif soliter, yang mengancam hewan lain bahkan spesies mereka sendiri jika mereka mencoba merebut makanan di daerahnya. Namun
beberapa spesies, sangat sosial dan dapat membangun kekaisaran
laba-laba yang luar biasa, sistem jaring kompleks bersama ribuan
laba-laba lain.
Salah
satu laba-laba tersebut adalah Eduador's Theridion nigroannulatum,
laba-laba dalam kelompok besar, menggantung ratusan helai sutra ke
tanah. Dan
jika seranggga berukuran besar mampir dan terjebak dalam sarang besar
mereka, ratusan bahkan ribuan laba-laba akan bahu membahu membungkusnya
dan melumpuhkannya untuk disimpan sebagai cadangan makanan bersama.
6. Laba-Laba Penerbang

Laba-laba
yang baru menetas dan berukuran kecil dapat melakukan perjalanan
ratusan bahkan ribuan mil dalam istilah yang biasa di sebut
'ballooning'.
Jjaring
laba-laba khusus yang disebut "gossamer" dibuat agar bisa dengan mudah
terbang oleh angin, berbentuk segitiga piramid, jaring ini bisa
berminggu-minggu berada di udara sehingga memungkinkan laba-laba untuk
menjelajah pulau-pulau lain yang terpisah lautan atau samudera.

Spesies
laba-laba "Ogre Faced" atau "Net casting" adalah laba-laba yang
menghasilkan Deinopidae, dengan tergantung terbalik dia membuat jaring
kecil diantara dua kaki depannya untuk mereka gunakan menjangkau atau
meraup serangga lain yang lewat
Sutra
khusus ini bersih dan tidak lengket, tapi begitu mangsanya berusaha
kabur, jaring itu langsung menjerat rambut dan sendi serangga seperti
velcro, yang memungkinkan laba-laba untuk menjebak serangga yang cukup
besar dan kuat dengan hanya sejumlah kecil dari sutra.
4. Jebakan Bunga

Banyak
laba-laba yang berada di taman-taman membuat sarang tipis dengan pola
yang berbeda, tujuan dari hal ini telah lama jadi perdebatan.
Sekarang
kita tahu bahwa hal ini adalah jaring khusus yang reflektif terhadap
sinar ultra-violet yang menciptakan pola-pola khusus yang digunakan oleh
bunga untuk menarik serangga penyerbuk.

Yang
aneh lagi dari laba-laba bola atau mastophorea, yang menggunakan jerat
mereka dengan cara yang beda dengan arakhnida lainnya, yaitu
mengeluarkan jaring yang digumpalkan mirip bola lalu diulur dengan tali,
ditambah umpan (mirip orang mancing).
Setiap
laba-laba bola mengeluarkan feromon yang bisa menarik ngengat jantan
yang sedang mencari pasangan di musim kawin, sehingga ngengat jantan
mendekat dan terjerat dalam umpan tersebut.

Argyroneta
aquatica adalah salah satu laba-laba sejati yang dapat ditemukan di
dalam air, ia mendapat nama "Laba-laba Penyelam." Tubuhnya
yang berbulu halus adalah sebagai perangkat yang memungkinkan udara
terus menempel padanya saat menyelam, sehingga laba-laba ini bisa keluar
masuk air
Jaringnya
yang tersusun mirip seperti kapal selam buatan manusia, yang menjadi
tempat bagi sang betina membesarkan anaknya dan mengkonsumsi mangsanya.

Hampir
semua laba-laba membuat sutera dari organ yang disebut pemintal di
ujung perut, dan harus mampu menyentuh sesuatu untuk membungkusnya dalam
anyaman. Tetapi
tidak demikian untuk genus Scytodes, laba-laba tukang meludah, yang
memiliki kelenjar sutra tambahan terhubung ke mulut mereka. Perlahan-lahan
merayap mendekati serangga lain yang tidak curiga, lalu meludah
menyemprotkan aliran jaring yang dicampur dengan racun.